MauGowes Logo
BlogVideosBikesKamus SepedaTop Cyclist

Tag "road bike"

Berbagi cerita seputar dunia sepeda

Menampilkan 9 dari total 19 post

road bike
jersey
It’s Morphin’ Time! RSSC Sports Hadirkan Nostalgia Power Rangers ke Dunia Sepeda

Gebrakan menarik kembali hadir di skena cycling apparel dari hongkong. RSSC Sports, brand yang dikenal dengan etos "Ride Slow Stay Clean", baru saja meluncurkan koleksi yang pasti akan membuat para goweser generasi 90-an kegirangan. Mereka resmi merilis Power Rangers Series, sebuah koleksi jersey yang membawa kita kembali ke masa kejayaan pahlawan super masa kecil. Bagi Anda yang mencari jersey dengan karakter kuat dan desain yang anti-mainstream, koleksi ini adalah jawabannya. Mari kita bedah lebih dalam! Mengenal RSSC Sports: Ride Slow Stay Clean Berbeda dengan brand lain yang mungkin fokus pada performa balap yang kaku, RSSC Sports lahir dari kultur bersepeda yang lebih santai, stylish, dan mengutamakan komunitas. Sesuai namanya, Ride Slow Stay Clean, brand ini mempromosikan gaya hidup bersepeda yang menikmati proses, tampil rapi (clean), namun tetap memiliki kualitas teknis yang mumpuni. RSSC seringkali mengombinasikan elemen pop culture dengan cycling lifestyle, membuat produk-produk mereka selalu dinanti oleh para kolektor jersey unik di Indonesia. Varian Jersey Power Rangers: Skuad Lengkap! Dalam rilisan terbarunya, RSSC tidak tanggung-tanggung dengan menghadirkan seluruh skuad Mighty Morphin Power Rangers. Setiap jersey menggunakan pola diamond yang sangat ikonik di bagian dada, persis seperti yang kita lihat di layar kaca dulu. Berikut adalah varian yang tersedia: Red Ranger (Tyrannosaurus): Simbol pemimpin yang berani, sangat mencolok di jalan raya. Blue Ranger (Triceratops): Tampil cerdas dan elegan dengan warna biru yang tajam. Black Ranger (Mastodon): Pilihan bagi goweser yang menyukai tampilan bold dan minimalis. Yellow Ranger (Saber-Toothed Tiger): Memberikan kesan ceria dan meningkatkan keamanan karena warnanya yang high-visibility. Pink Ranger (Pterodactyl): Favorit bagi para goweser wanita (atau pria) yang ingin tampil beda dengan warna cerah. Green & White Ranger: Versi "Edisi Spesial" yang biasanya menjadi incaran utama para fans berat serial ini. Setiap jersey dirancang dengan potongan race-fit namun tetap nyaman untuk digunakan gowes santai (coffee ride). Bagian lengannya sudah menggunakan teknologi laser-cut untuk kenyamanan maksimal tanpa gesekan jahitan di ujung lengan. Detail Teknis: Estetika Bertemu Fungsi Meskipun bertema pahlawan super, RSSC tetap menjaga standar kualitasnya: Fabric: Material kain yang sangat ringan dan memiliki sirkulasi udara (breathability) yang baik. Storage: Terdapat tiga kantong belakang yang cukup dalam untuk membawa ban dalam cadangan, energy gel, hingga smartphone. Silicon Gripper: Di bagian bawah jersey terdapat karet silikon agar jersey tidak terangkat saat Anda berada dalam posisi aerodynamic. Cara Mendapatkan Koleksi RSSC Power Rangers Karena koleksi ini sangat dinanti, biasanya stoknya cepat habis. Berdasarkan informasi dari kanal resmi mereka, Anda bisa melakukan pemesanan melalui beberapa cara: Direct Linktree: Kunjungi linktr.ee/rsscsports yang tersedia di bio Instagram mereka. WhatsApp Admin: Jika ingin berkonsultasi mengenai ukuran (size chart) agar tidak salah pilih, Anda bisa langsung menghubungi admin melalui tautan WhatsApp yang tersedia di Linktree tersebut. Kesimpulan Kolaborasi RSSC Sports x Power Rangers ini bukan sekadar jersey sepeda, tapi merupakan sebuah statement. Ini tentang membawa kegembiraan masa kecil ke dalam hobi dewasa kita. Jadi, apakah Anda siap untuk berubah dan melakukan sprint layaknya seorang Ranger? Jangan lupa bagikan foto gowes Anda menggunakan jersey ini dan tag MauGowes di media sosial!

6 jam yang lalu

57 views

bikone
aero
Bikone Aero Bottom Bracket Yang Dipakai UAE Team Emirates

Untuk mendapatkan peforma yang maksimal banyak produsen part-part sepeda membuat part-part yang aero, mulai dari frame aero, handlebar aero, wheelset aero, dan kali ini bottom bracket pun ada versi aeronya, dibukan oleh Bikone, perusahaan dari Spanyol merek Spanyol yang dikenal dengan produk bottom bracket (BB) sepeda berperforma tinggi dan sensor torsinya. BSA Road Ceramic Aero UAE Bottom Bracket for Shimano Berikut adalah penampakan dari aero bottom dari Bikone. Saat ini tersedia hanya untuk varian BSA untuk Shimano. Dikembangkan bekerja sama dengan UAE Team Emirates, alat ini membantu Anda menghemat watt di setiap kayuhan pedal untuk peningkatan marginal yang lebih besar, mengubah peningkatan kecil menjadi peningkatan nyata di jalan. Beberapa yang diunggulkan dari Bikone dari bottom bracket ini antara lain: Lebih Aerodinamis Profil aerodinamis dengan permukaan cup yang sepenuhnya halus. Lekukan pemasangan tersembunyi di bagian dalam, mengurangi gangguan aliran udara dan turbulensi di sekitar area tersebut. Berat Hanya 77gram Saja Dengan desain yang benar-benar baru, Bikoni telah mengurangi bobotnya sebesar 17 gram dibandingkan dengan versi sebelumnya, dengan setiap bentuk dirancang untuk menghilangkan material yang tidak perlu. Keuntungan kecil yang ditingkatkan ke level berikutnya Dalam bersepeda performa tinggi, peningkatan kecil menciptakan perbedaan besar. Bobot lebih ringan, hambatan udara lebih rendah, gesekan lebih kecil, setiap peningkatan menambah kecepatan. Dirancang untuk mereka yang mengejar setiap keunggulan. Bottom Bracket Ini Dipakai Tadej Pogacar dari UAE Team Emirates BSA Road Ceramic Aero terbaru ini mewakili evolusi paling ambisius dari kemitraan Bikone dengan UAE Team Emirates untuk tahun 2026, dan tentu saja dipakai oleh Tadej Pogacar. Model terbaru ini mencerminkan pendekatan bersama tersebut: menyempurnakan detail, meningkatkan fungsi, dan memastikan hasil yang konsisten dari waktu ke waktu.  Jika kamu tertarik, harga bottom bracket ini resminya €288.43atau sekitar Rp 5.700.000 untuk hari ini, tentu jika sampai Indonesia ada biaya extra lagi untuk mendapatkannya, bisa cek di link berikut https://www.bikone.com/producto/bsa-road-ceramic-aero-uae-bottom-bracket-for-shimano/  Tools Untuk Pemasangan Bikone BSA Road Ceramic Aero Bottom Bracket Didalam pembelian bottom bracket ini akan mendapatkan box yang mana didalamnya include part-part berikut: BSA Road Ceramic Aero UAE Bottom Bracket for Shimano Tool for Left side installation. (Internal notches) Tool for Right side installation (Regular BSA tool) Two extra seals for extra protection. Yang mana untuk tool pemasangan BB sisi kanan dan kiri terpisah. Sisi kiri menggunakan internal notches, sisi kanan menggunakan BSA tool biasa

7 hari yang lalu

180 views

polygon
strattos
Polygon Strattos C All Road Kencang Dari Polygon

Polygon kembali menggebrak pasar road bike Indonesia dengan meluncurkan seri terbaru mereka: Polygon Strattos C. Jika seri Strattos S dikenal sebagai all-rounder yang kompetitif dan seri Helios adalah mesin balap murni, maka Strattos C hadir untuk mengisi celah yang sangat dinantikan oleh para pecinta jarak jauh: Endurance Carbon Performance. Bagi Goweser yang mencari keseimbangan antara kecepatan karbon dan kenyamanan untuk gowes berjam-jam, Strattos C adalah jawaban yang sudah lama ditunggu. Apa Makna "C" pada Strattos Terbaru? Dalam klan Strattos yang baru, huruf "C" melambangkan Comfort (Kenyamanan) dan Carbon. Berbeda dengan saudaranya yang berorientasi pada kompetisi agresif, Strattos C dirancang untuk meredam getaran jalanan dengan lebih baik tanpa mengorbankan transfer tenaga yang efisien. Ini adalah sepeda yang dibuat untuk Century Ride, Gran Fondo, atau sekadar gowes akhir pekan yang menempuh jarak ratusan kilometer dengan rasa pegal yang lebih minimal. Sumber polygonbike.co.id Salah satu yang terlihat adalah stack/headtube yang lebih tinggi, hal ini untuk menunjang posisi yang lebih rileks daripada seri Strattos S. Disamping itu, desain seatstay yang tidak pure segitiga memberikan sensai redaman yang lebih baik, namun tetap stiff untuk peforma. Fitur Unggulan Polygon Strattos C Source polygonbikes.co.id 1. Frame ACX Carbon yang Tersertifikasi UCI  Meskipun fokus pada kenyamanan, Polygon tidak main-main soal kualitas. Strattos C dibangun di atas frame ACX Carbon yang ringan dan kaku. Yang paling membanggakan, frameset ini sudah UCI Approved, artinya sepeda ini memiliki standar internasional yang diakui untuk digunakan dalam balapan resmi dunia. 2. Geometri Endurance yang 'Ramah Punggung' Salah satu perbedaan paling mencolok adalah geometrinya. Strattos C memiliki stack yang sedikit lebih tinggi dan reach yang lebih pendek dibandingkan seri R. Hal ini membuat posisi duduk pengendara lebih tegak, mengurangi tekanan pada punggung bawah dan leher, sehingga Anda bisa gowes lebih lama dengan posisi yang tetap aerodinamis namun nyaman. 3. Desain Clean Look & Integrated Cockpit Mengikuti tren sepeda modern (seperti modifikasi clean look yang sedang ramai), Strattos C hadir dengan sistem Internal Cable Routing. Kabel-kabel masuk melalui headset, memberikan tampilan yang sangat bersih dan rapi. Desain ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memberikan keuntungan aerodinamis karena berkurangnya hambatan angin dari kabel yang berseliweran. 4. Vibration Dampening yang Luar Biasa Berkat penggunaan material karbon dan desain seatstay yang dioptimalkan, Strattos C memiliki kemampuan alami untuk menyerap getaran mikro dari permukaan aspal yang tidak rata. Hasilnya? Guncangan tidak langsung tersalurkan ke tubuh pengendara, membuat otot tidak cepat lelah. Kenapa Anda Harus Melirik Strattos C? Jika Anda adalah tipe pesepeda yang: Gemar menempuh jarak jauh (Long Distance Cycling). Ingin merasakan sensasi sepeda karbon yang ringan namun tidak ingin posisi merunduk yang terlalu ekstrem. Menghargai estetika sepeda yang rapi dan minimalis. Membutuhkan sepeda yang serbaguna: kencang untuk sprint tipis-tipis, namun stabil untuk touring. Maka Strattos C adalah pilihan yang sulit untuk dikalahkan di kelas harganya. Polygon berhasil membuktikan bahwa sepeda karbon berperforma tinggi tidak harus selalu menyiksa tubuh. Polygon Strattos C7, C8 dan C9 Saat peluncurannya, Polygon menghadirkan dua varian utama untuk seri Strattos C, yaitu Strattos C7, Strattos C8 dan Strattos C9. Ketiganya menggunakan basis frame karbon yang sama namun dibedakan oleh kasta groupset dan komponen pendukungnya. Berikut adalah rincian spesifikasi untuk kedua seri tersebut: 1. Polygon Strattos C7 (The Di2 Entry) Source: polygonbikes.co.id Ini adalah varian paling terjangkau untuk merasakan teknologi perpindahan gigi elektronik (Di2) dari Shimano. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano 105 Di2 R7170 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano 105 Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity XL3 Disc (Alloy), Tubeless Ready. Tires: Performance Road Tires, 700x28C (Clearance up to 32C). Cockpit: Entity Expert Alloy (Handlebar & Stem). Saddle: Entity Flux. Fokus: Memberikan kenyamanan shifting elektronik dengan harga yang kompetitif, namun masih menggunakan roda aluminium untuk menekan harga. 2. Polygon Strattos C8 (The Peformance Balance) Source: polygonbikes.co.id Varian ini adalah "Sweet Spot" bagi banyak rider karena sudah mendapatkan groupset kelas balap dan wheelset karbon. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano Ultegra Di2 R8170 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano Ultegra Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity Carbon Wheelset (WR5 Disc), Tubeless Ready. Tires: Schwalbe One TLE / Setara, 700x28C. Cockpit: Entity Expert Alloy (Integrated System). Saddle: Entity Flux. Fokus: Keseimbangan antara berat yang ringan, akselerasi roda karbon, dan kecepatan perpindahan gigi Ultegra Di2. 3. Polygon Strattos C9 (The Flagship) Source: polygonbikes.co.id Ini adalah kasta tertinggi dari seri C saat ini, ditujukan bagi mereka yang menginginkan teknologi perpindahan gigi elektronik yang cepat dan presisi serta bobot yang lebih ringan. Frame: ACX Carbon Performance Endurance, UCI Approved, Full Internal Cable Routing. Groupset: Shimano Dura-Ace Di2 R9270 (2x12-Speed Electronic). Brakes: Shimano Dura-Ace Hydraulic Disc Brake. Wheelset: Entity Carbon Wheelset (Premium Grade), Tubeless Ready. Tires: Premium Road Tires (Schwalbe Pro One atau setara), 700x28C. Cockpit: Entity Expert Alloy / Integrated Carbon (Tergantung region/batch produksi). Saddle: Entity Flux dengan carbon rail. Fokus: Performa tanpa kompromi, bobot paling ringan di kelasnya, dan gengsi tertinggi sebagai model flagship. Kesimpulan Kehadiran Polygon Strattos C mempertegas posisi Polygon sebagai produsen yang mendengarkan kebutuhan komunitas. Dengan kombinasi frame karbon kelas atas, desain yang sangat bersih, dan geometri yang memanusiakan pengendara, Strattos C siap menjadi raja baru di jalur endurance Indonesia. Siapkan rute terjauh Anda, karena dengan Strattos C, batasnya bukan lagi rasa lelah, melainkan sejauh mana mata Anda ingin memandang jalanan.

sebulan yang lalu

226 views

road bike
gravel bike
Ubah Setup Road ke Gravel di Specialized Crux Berikut Adalah Hasilya

Specialized Crux adalah varian sepeda yang diciptakan untuk menggabungkan kecepatan sepeda balap, dengan tire clearance sepeda gravel. Di sini kita akan membahas project dari @peformancebike di Instagram, untuk mengubah setup Specialized Crux dari Road ke Gravel. Setup Road Specialized Crux Kita mulai dari setup roadnya terlebih dahulu. Menggunakan seatpost bawaan Specialized Crux D-Shape, wheelset dengan profiling cukup tebal, sepertinya antara 5cm, dibalut dengan ban road sekitar 28-30mm. Sepeda tersebut telah menggunakan setup 1x untuk drivetrainnya dari SRAM, sehingga kita tidak perlu utak-atik bagian tersebut. Cukup mengganti wheelset dan groupset yang support gravel, serta mengganti seatpost ke dropper seatpost. Berat total setup road diatas adalah 7.18kg atau 15.8lbs. Ubah Wheelset dan Ban Road ke Gravel Step pertama, mengganti wheelset yang inner rim lebih lebar agar muat dengan baik ban gravel yang lebih lebar juga. Disini rotor masih menggunakan spek yang sama, hal ini berlaku juga di roda belakang Penggantian part wheelset dan tire ini menambahkan beban +535g untuk depan dan 630g utuk belakang. Ubah Pedal Road ke Pedal MTB Step berikutnya mengganti pedal road ke pedal MTB, tujuannya agar kita bisa menggunakan sepatu denga cleat MTB yang lebih friendly di jalanan gravel, terutama ketika bertemu pasir atau tanah liat, tapi penggantian ini bukanlah hal wajib. Penggantian part ini menambahkan beban 24g. Ubah Seatpost ke Dropper Seatpost Part terakhir yang diganti adalah seatpost, agar lebih meredam getaran serta mudah di ganti ketinggian, dropper seatpost pun dipasang. Dropper seatpost yang dipilih dari SRAM yang menggunakan remote untuk naik turunnya tanpa kabel. Penggantian dropper seatpost ini menambahkan beban 390g. Hasil Final Perbandingan Berat Road dan Gravel Dan berikut adalah penampakan total hasil perubahan setup Road dan Gravel di Specialized Crux. Penambahan total beratnya 1580g setelah ganti part ke gravel. Tentu penambahan berat ini bisa berbeda-beda tergantun part yang digunakan. Sumber Gambar: https://www.instagram.com/p/DPINQ28kQFT

3 bulan yang lalu

699 views

favero
assioma
Favero Luncurkan Assioma Pro RS-2: Kini Support Shimano SPD-SL, Lebih Ringan, Lebih Canggih, Tetap Terjangkau!

Akhirnya Favero merilis produk yang banyak di nanti pecinta road bike seluruh dunia, yaitu pedal power meter yang support Shimano SPD-SL, keunggulan lainnya adalah pedal ini lebih slim di banding Assioma Duo yang sudah lebih dulu hadir, hadir dengan harga Rp 10 jutaan untuk varian duo, dan Rp 6 jutaan untuk varian single, apa saja kurang lebihnya, mari kita bahas di sini. Lebih Ringan dan Lebih Shimano Felling Sumber: cycling.favero.com Merupakan power meter pedal teringan dari Favero Assioma saat ini, hanya 123.5gr sepasang. Assioma PRO RS menghadirkan akurasi dan keandalan mutakhir bagi para penggemar Shimano®. Direkayasa dan dibuat di Italia, pedal pengukur daya ini memberdayakan Anda untuk memaksimalkan potensi Anda di atas sepeda. Fitur lain yang dibawakan dari Assioma PRO RS ini adalah auto calibration, mengurangi kegiatan kita yang harus kalibrasi ketika di butuhkan, kita just install dan leave it. Disamping itu, di claim koneksi power meter ini lebih cepat dan install dengan ANT+ atau Bluetooth. Spesifikasi Lengkap Assioma PRO RS Left pedal with power meter Right pedal with power meter 100% compatible with Shimano® SPD-SL® cleats The lightest power meter pedal – only 123.5 g per side Power accuracy ±1% even with oval chainrings Rechargeable battery – over 60 hours of autonomy per charge Advanced cycling metrics (PCO included – Platform Center Offset) Pedal body made of carbon fiber reinforced technopolymer Reduced stack height (10.5 mm) Standard q-factor (+53 mm) Modular design – interchangeable pedal bodies (road/MTB) Made in Italy Fitur Assioma PRO RS Power Cadence PCO Power phase (PP) Pedal smoothness (PS) Torque efficiency (TE) Sitting/standing position (not available in Favero Assioma app) Didalam Assioma PRO RS Sumber: cycling.favero.com Apa yang membuatnya berbeda? Assioma Pro RS-2 adalah satu-satunya power meter yang mengintegrasikan elektronik, sensor strain gauge, dan baterai isi ulang sepenuhnya terlindungi di dalam poros pedal. Desain ini menghadirkan ketahanan luar biasa dan performa jangka panjang yang stabil. Karena tidak menggunakan konektor listrik seperti pada baterai yang bisa diganti, tidak ada risiko kehilangan daya akibat gangguan pada baterai. Tanpa port pengisian daya atau kompartemen baterai berarti tidak ada celah masuk air — menjadikannya tahan terhadap kondisi paling ekstrem. Dengan rating IP67 yang berlaku untuk seluruh unit, Assioma Pro RS-2 menawarkan keandalan tanpa kompromi, bahkan saat menghadapi hujan deras, lumpur, atau medan ekstrem lainnya. Mudah Untuk Switch dari Road ke MTB Keunggulan lain yang dimiliki Assioma Pro RS-2 adalah, mudahnya untuk switch dari road pedal ke mtb pedal, dengan spindle yang sama cukup lepas pedal body dan ganti sesuai kebutuhan. Harga di Pasaran Ketika postingan ini dibuat, berikut harga yang kami dapatkan ketika berkunjung ke ciclimattio.com, untuk varian double side power meter Rp 10.837.717,87 dan single side power meter di harga Rp Rp 6.806.386,83. Selengkapnya: https://cycling.favero.com/en/assiomaprors  https://ciclimattio.com/en/p/favero-electronics/assioma-pro-rs-2-black  https://ciclimattio.com/en/p/favero-electronics/assioma-pro-rs-1-black 

7 bulan yang lalu

869 views

campagnolo
road bike
Campagnolo Super Record Wireless 13-Speed: Era Baru Groupset Road Bike Dimulai

Campagnolo kembali mengguncang dunia sepeda dengan peluncuran Super Record Wireless 13-Speed, groupset elektronik pertama di dunia yang menawarkan 13 percepatan dalam konfigurasi 2x13. Dengan teknologi nirkabel terbaru, desain ulang total, dan tetap mempertahankan identitas klasik Campagnolo, ini adalah salah satu inovasi terbesar dalam sejarah brand asal Italia tersebut. Apa yang Baru dari Campagnolo Super Record 13-Speed? Source: campagnolo.com 1. Pertama di Dunia: 13-Speed 2x Wireless Groupset Selama bertahun-tahun, SRAM dan Shimano mendominasi dunia groupset elektronik, tapi kini Campagnolo membawa sesuatu yang berbeda: 13 kecepatan nirkabel, bukan hanya di satu chainring (1x) tapi di dua chainring (2x13). Artinya, pengendara memiliki lebih banyak opsi gir yang halus dan optimal, terutama untuk medan tanjakan dan datar. 2. Sistem Shifter Ergonomis & Ikonik Campagnolo tetap mempertahankan ciri khasnya: thumb shifter. Namun kali ini, tampilannya lebih ramping dan ergonomis. Tombol shift disesuaikan agar mudah dijangkau tanpa kehilangan kontrol saat sprint atau menanjak. 3. Berat Teringan di Kelasnya Dengan bobot total sekitar 2.435 gram, Super Record 13 menjadi groupset elektronik disc brake teringan di dunia, mengalahkan SRAM Red AXS yang terkenal ringan. 4. Transmisi Nirkabel Penuh Baik derailleur depan maupun belakang menggunakan sistem wireless. Baterai bisa dilepas-pasang seperti pada SRAM AXS, dan memiliki daya tahan sekitar 750 km per pengisian daya. Pengisian 90% hanya butuh 45 menit. ⚙️ Spesifikasi Teknis Campagnolo Super Record Wireless Shifter: Ergopower baru, dengan reach adjust dan thumb shifter Front Derailleur: Kapasitas hingga 29–55T, respons cepat dan ringan Rear Derailleur: Desain berlubang, pulley 14T, cepat & senyap Battery: Daya tahan hingga 750 km, pengisian daya cepat Rem: Caliper forged aluminium, disc brake 160mm, menggunakan sintered pad terbaru Crankset: Tersedia pilihan 50/34, 45/29, dan konfigurasi lainnya Cassette: Rentang 10–29T hingga 10–36T, hanya kompatibel dengan wheelset Campagnolo N3W  Harga dan Ketersediaan Tanpa Power Meter Harga: €4.300 Estimasi dalam Rupiah: ± Rp 75 juta Dengan Power Meter Harga: €5.399 Estimasi dalam Rupiah: ± Rp 95 juta Produk ini tersedia mulai Juni 2025 untuk versi road 2x13. Versi lainnya seperti gravel dan TT dijadwalkan rilis pada September 2025. Apakah Ini Cocok untuk Kamu? Campagnolo Super Record Wireless 13-Speed dirancang untuk: Pebalap profesional yang mencari presisi shifting tertinggi Pecinta teknologi yang ingin keunggulan kompetitif dan ergonomi khas Italia Komunitas premium yang menghargai estetika, kecepatan, dan eksklusivitas Jika kamu menggunakan Campagnolo sebelumnya, ini adalah upgrade wajib. Dan jika kamu pengguna Shimano atau SRAM, mungkin ini saatnya melirik alternatif yang tidak hanya cepat dan ringan, tetapi juga penuh karakter. Penutup Peluncuran Campagnolo Super Record Wireless 13-Speed bukan sekadar pembaruan teknologi—ini adalah deklarasi bahwa Campagnolo belum habis. Mereka kembali sebagai inovator utama dalam industri groupset road bike, menawarkan sesuatu yang baru tapi tetap menghormati tradisi. Dengan teknologi nirkabel, shifting tercepat, dan bobot teringan di kelasnya, ini bisa jadi groupset paling menarik di tahun 2025. Apakah kamu siap mencobanya? Selengkapnya: https://www.campagnolo.com/si-en/livestory-pages/new-groupset/super-record-13.html?needSetCurrentCountry=undefined.undefined 

7 bulan yang lalu

891 views

kmc chain
chain
KMC X11SL Selain Rantai Ringan Ternyata Membuat Performa Jauh Naik

Berawal dari saat nya untuk ganti rantai untuk road bike, beberapa tanpa yang saya alami waktu itu sering terjadi miss shifting, dan setelah cek dengan chain checker yups benar memang saatnya ganti. Kami pun mencari opsi yang lebih ringan dan tidak terlalu mahal, terpilihlah KMC X11 SL ini, dengan harga Rp 800 ribuan. Easy to Install dan Desain Menarik Berat total KMC X11 Sl ini adalah 237g, tapi itu full links, disini saya harus memotong sesuai ukuran drivetrain saya. Salah satu yang membuat ringan adalah desainnya yang menggunakan hollow, dan terlihat cantik ketika terpasang di sepeda. Dalam paket juga sudah tersedia chainlink untuk 11 speed. Disini kami bilang mudah untuk instalasi karena rantai ini bisa di pasang 2 arah, berbeda dengan rantai dari beberapa brand yang arahnya harus sesuai dengan ketentuan yang telah di tentukan. Kami Pun Pasang Juga di Sepeda Gravel Untuk memasang di sepeda Gravel ini tidak kamu lakukan sekaligus, tapi kami merasa perlu mengganti karena kami hanya punya satu toolkit box untuk dibawa-bawa tiap riding dan didalamnya ada chaintool dan cadangan rantai. Agar mudah kami pun membawa rantai yang sama. Dan penggantian rantai di Gravel Bike ini, didukung dengan rasa di Road Bike setelah ganti rantai setelah 1 minggu terpakai. Feel Yang Dirasakan Feel pertama yang saya rasakan baik di Road Bike ataupun Gravel Bike adalah pedaling yang menjadi lebih ringan, membuat kami lebih hemat power. Untuk perbandingan, coba ingat moment ketika gowes nanjak, putaran berat speed tidak banyak bertambah, dan bandingan ketika pedaling di rute agak menurun, pedaling ringan tapi speed mantab. Kurang lebih seperti itulah feelnya. Hingga akhirnya saya coba test di segment nanjak yang agak panjang, yakni di Segment Patuk ke Oro-oro . Dan berakhir dengan menciptakan PR di segment ini. Hanya saja disini kami belum tahu, apakah peningkatan peforma ini, karena memang rantainya atau ada bantuan dari pelumasnya, karena ketika unboxing KMC X11SL ini, ternyata rantainya sudah dilengkapi lubricant, jadi kamu harus hati-hati ketika proses instalasi. Untuk membuktikan hal tersebut sekaligus tes durabilitynya kita tunggu postingan kedepan setelah tembus 1000KM, apa lagi ada test juga di jalur gravel yang banyak lumpur dan guncangan luar biasa.

3 tahun yang lalu

1.44K views

road bike
trek emonda
Trek Emonda ALR 5 2023 Frame Alloy Tapi Seperti Carbon

Akhirnya generasi terbaru Trek Emonda ALR hadir di tahun 2023 ini. Meski alloy, Trek Emonda ALR ini terkenal ringan dan memilik sambungan las yang smooth dan cocok untuk menanjak. Tapi di versi 2023nya, Trek Emonda ALR memiliki sambungan yang jauh lebih smooth dari sebelumnya, bahkan kamu akan langsung menyangka mungkin frame ini terbuat dari carbon. Desain Over All dan Perbandingan Dengan Generasi Sebelumnya Credit by trekbikes.com Jika dilihat sekilas geometrinya tidak berbeda jauh dengan generasi sebelumnya. Namun jika kita mendekat, terlihat beberapa detail yang banyak perbedaanya.  Oke disini kita bahas poin per poin dari perbandingan dengan generasi sebelumnya. Oh yes sebelumnya info, Trek Emonda ALR ini akan tersedia untuk fullbike ataupun frameonly. Untuk fullbike ada Trek Emonda ALR 5 dan 6, untuk yang 5 tersedia dengan Shimano 105 mechanical dan yang 6 untuk Shiman o105 12 Speed Di2. Full Internal Routing Oke kembali ke point perbedaan. Pertama yang paling terlihat tentu full internal routingnya yang sekarang di dukung di varian 2023, karena routing ini, membuat headtube Trek Emonda ALR 6 sedikit lebih besar dari sebelumnya. Sambungan Las Jauh Lebih Smooth Salah satu poin utama generasi baru ini adalah sambungan lasnya yang lebih smooth, hingga ke sambungan-sambungan kecil dan yang tersembunyi, seperti di cain stay - seat stay dan sambungan di bottom bracket. Desain Geometri Sedikit Berubah Coba fokus ke bagian seatclamp, terlihat jarak antara seat clamp dan top tube lebih menyempit, membuat top tube berasa lebih flat dan lebih terlihat aero, dan aero ini juga terlihat hampir di semua bagian frame, jika generasi sebelumnya lebih membulat. Bottom Bracket ke Threaded Bye-bye pressfit BB, generate 2023 ini Trek Emonda ALR mulai menggunakan bottom bracket threaded alias model ulir. Lebih Ditujukan untuk Race Trek menginfokan jika Trek Emonda ALR 2023 kali ini lebih ditujukan untuk race, yaitu pertemuan antara Race dan Harga yang murah. Sehingga kamu tidak akan menemukan lubang-lubang untuk memasang aksesoris seperti untuk fender, cage dan lain sebagainya. Disamping itu max tire clearance juga sampai 28mm saja. Spesifikasi Frame Menggunakan top shelf 300-series Alpha Aluminium dan di bangun dengan teknik hydroforming tube, membuat harganya lebih murah, tapi ini tetap 100% Emonda. Frame: Ultralight 300 Series Alpha Aluminum, Invisible Weld technology, tapered head tube, internal cable routing, flat mount disc, 142x12mm thru axle Fork: Émonda ALR full carbon, tapered carbon steerer, internal brake routing, flat mount disc, 12x100mm thru axle Frame fit: H1.5 Race Untuk spesifikasi lengkap dari fullbike bisa di baca di https://www.trekbikes.com/us/en_US/bikes/road-bikes/performance-road-bikes/%C3%A9monda/%C3%A9monda-alr/%C3%A9monda-alr-5/p/36100/  Menggunakan H1.5 Race Geometri Yang Sama Dengan Madone Credit Youtube Trek Bikes Hosting Emonda ALR 2023 ini menggunakan H1.5 Race Geometri yang sama di gunakan oleh Trek Madone 2023. Geometri dengan chainstays yang pendek, wheelbase yang pendek dan headtube yang pendek, membuat posisi rider lebih condong kedepan. Dibanding geometri santai dari Domane, Race geometri emonda ini lebih efisien untuk pedaling, handling lebih cepat dan meningkatkan aerodynamic dari rider. Sources: https://www.trekbikes.com/us/en_US/bikes/road-bikes/performance-road-bikes/%C3%A9monda/%C3%A9monda-alr/%C3%A9monda-alr-5/p/36100/  https://www.youtube.com/watch?v=nHZs15AVI9k 

2 tahun yang lalu

1.93K views

jcs surakarta
jelajah cycling surakarta
Pendaftaran JCS Surakarta 2023 Telah Dibuka

JCS alias Jelajah Cycling Series event cycling resmi UCI akan kembali di adakan di Surakarta. Bertajuk JSC Surakarta 2023. Dapatkan pengalaman bersepeda dengan intensitas tinggi seraya menikmati indahnya alam pedesaan dan persawahan Jawa Tengah. Kategori Race Men Elite 19 years old and above Men Junior 17-18 years old Men Youth 15-16 years old Open 19-29 years old Master A 30-39 years old Master B 40-49 years old Master C 50-59 years old Master D 60 years old and above Women Elite 19 years old and above 10 Women Open 25 years old and above Pendaftaran Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui web resmi JCS, bisa mengunjungi link berikut https://jelajahcyclingseries.id/registration/ticket/register?event=2023-surakarta , dan berikut adalah biaya pendaftaran JSC Surakarta 2023. Early Bird Rp 1.250.000,- (dibuka dari 24-31 Mei 2023, batas akan diinfokan kemudian) Normal Rp 1.750.000,- (tanggal belum ditentukan) Hadiah Race Berikut hadiah yang bisa di dapatkan pemenang untuk beberapa kategori. General Clasifications King & Queen of Mountain Sprint Segment Kontak Jika ada pertanyaan lebih lanjut bisa menghubungi kontak dibawah ini: Whatsapp: https://api.whatsapp.com/send/?phone=6281806696789&text=Halo+Admin%2C+I+want+to+ask+something&type=phone_number&app_absent=0  Instagram: https://www.instagram.com/jelajahcyclingseries/  Selengkapnya bisa mengunjungi https://jelajahcyclingseries.id/surakarta/ 

3 tahun yang lalu

1.33K views

MauGowes Logo

MauGowes - Adalah platform online yang dibuat untuk kamu para pecinta sepeda. Disini kamu bisa dapat konten menarik dan sekalian belanja pula.

© 2026 MauGowes - All Right Reserved

Powered by Y&A Studio

Socials

YoutubeTelegramInstagramTwitterFacebookTokopediaShopee